Detail Penting
Metode Pengiriman:pengiriman ekspres
Deskripsi Produk
Berikut ini adalah penjelasan rinci tentang bubuk cacing tanah Taiping No. 2:
Bubuk cacing tanah Taiping No. 2
- bahan mentah:Bahan bakunya adalah cacing tanah Taiping No. 2 yang tumbuh cepat dan mempunyai daya reproduksi kuat.
- Nutrisi: Kandungan protein tinggi, mengandung berbagai asam amino esensial, dan komposisi serta kandungannya mendekati tepung ikan; kaya akan berbagai macam asam lemak, sebagian besar asam lemak tak jenuh; mengandung vitamin A, kelompok B, E dan berbagai unsur, hormon, enzim dan gula.
- aplikasi
- memberi makan:Peternakan dan peternakan unggas dapat meningkatkan pertumbuhan, produksi, dan kualitas daging. Misalnya, laju pertumbuhan babi telah meningkat lebih dari 74,2%, dan produksi telur ayam telah meningkat sebesar 17%-25%. Akuakultur dapat meningkatkan produksi dan mengurangi biaya hingga 40%-60%.
- penangkapan ikan: Dapat dibuat umpan dengan kacang goreng, cocok untuk memancing di musim gugur dan musim dingin.
- obat:Cacing tanah disebut cacing tanah dalam pengobatan tradisional Tiongkok, dan bubuknya dapat digunakan untuk membuat obat untuk pengobatan penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular.
- Pengolahan: Setelah dibersihkan dan dihilangkan pasirnya, pasir dikeringkan dan digiling menjadi bubuk.
- prospek:Sebagai sumber protein berkualitas tinggi, ia telah menarik perhatian di bidang pakan ternak dan obat-obatan. Dapat mengurangi biaya pembiakan dan memiliki pasar yang luas.


Berikut ini adalah pertanyaan yang sering diajukan (FAQ) tentang bubuk cacing tanah Taiping No. 2:
1. Apa itu bubuk cacing tanah Taiping No.2?
Jawab: Bubuk cacing tanah Taiping No. 2 merupakan produk bubuk yang terbuat dari cacing tanah Taiping No. 2 yang dibudidayakan secara artifisial, yang mempunyai ciri-ciri pertumbuhan cepat, melalui proses pengeringan dan penghancuran.
2. Apa bahan utamanya?
Jawabannya: Kandungan proteinnya lebih dari 60%, dan kaya akan berbagai asam amino (termasuk asam amino esensial), lemak, mineral (kalsium, fosfor, zat besi, dll.), vitamin (kelompok vitamin B, dll.) dan zat aktif biologis (kinase cacing tanah, SOD, dll.).
3. Apa perannya dalam peternakan?
Jawabannya: Sebagai pakan protein berkualitas tinggi, ia meningkatkan pertumbuhan hewan, meningkatkan kekebalan hewan, memperbaiki kualitas daging hewan, dan meningkatkan daya saing pasar produk.
4. Apa perannya dalam akuakultur?
Jawaban: Memiliki sifat atraktan yang kuat dan dapat meningkatkan jumlah dan kecepatan pemasukan makanan hewan air; kaya dan seimbang gizinya, dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan kemampuan anti stres, serta meningkatkan tingkat kelangsungan hidup; membantu pencernaan dan penyerapan, meningkatkan pemanfaatan pakan, dan mengurangi polusi.
5. Apakah ada aplikasi potensial dalam kesehatan manusia?
Jawaban: Dapat digunakan sebagai suplemen gizi untuk meningkatkan kebugaran fisik; Zat aktif biologis dalam bubuk cacing tanah memiliki nilai pengembangan obat, seperti digunakan dalam penelitian penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular.
6. Berapa rasio penambahan pada pakan?
Jawabannya: Pada peternakan dan peternakan unggas, umumnya 5%-15% ditambahkan pada pakan babi dan ayam, seperti 5%-8% pada pakan anak babi dan 8%-12% pada pakan ayam petelur. Dalam akuakultur, 3%-10% ditambahkan ke pakan ikan dan udang, 8%-10% untuk ikan karnivora dan 3%-6% untuk ikan omnivora.
7. Bagaimana cara menyimpan bubuk cacing tanah yang benar?
A: Simpan di tempat yang kering, sejuk, berventilasi, terhindar dari sinar matahari langsung, dan gunakan wadah kedap udara. Umur simpan pada suhu ruangan adalah 3 - 6 bulan, dan pada suhu rendah adalah 6 - 12 bulan.
8. Apa dampak proses produksi terhadap kualitas?
Jawab: Cara pengeringan sangat berpengaruh. Pengeringan beku dapat mempertahankan nutrisi dan aktivitas tetapi mahal. Pengeringannya cepat tetapi suhu tinggi akan merusak nutrisi. Pengeringan alami memiliki biaya rendah tetapi mudah terpengaruh oleh lingkungan dan dapat menyebabkan kontaminasi mikroba. Ukuran partikel penghancuran mempengaruhi rasa, daya cerna dan keseragaman pencampuran.
9. Apa standar kualitas dan metode pengujiannya?
Jawaban: Standar mutu meliputi persyaratan pada penampilan, bau, kadar air, protein, kadar abu, komposisi asam amino, dan indikator kebersihan. Metode deteksi meliputi metode pengeringan untuk mengukur kadar air, metode Kjeldahl untuk mengukur protein, penganalisa asam amino untuk mengukur komposisi asam amino, spektrometri serapan atom untuk mengukur logam berat, dan metode penghitungan kultur mikroba untuk mengukur indikator mikroba.
10. Apa saja yang harus saya perhatikan dalam hal keamanan?
Jawaban: Beberapa hewan dan manusia mungkin alergi. Perhatikan reaksi alergi saat penggunaan, seperti gatal-gatal pada kulit. Jika hal ini terjadi, segera hentikan penggunaannya; pilih produk dari produsen reguler dan hindari penggunaan bubuk cacing tanah yang rusak atau terkontaminasi.




